Sat. May 2nd, 2026
Masyarakat Dusun Karya Sejati tampak antusias mendengarkan sambutan Anggota DPR RI, Franciscus Maria Agustinus Sibarani di SDN 22 Kuala Mandor.(FOTO/DOK/PLN)

energikita.id — PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Barat terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan akses listrik yang merata dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui pembangunan jaringan listrik desa yang kini telah menjangkau Dusun Karya Sejati, Desa Kuala Mandor A, Kecamatan Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Sebagai bentuk pengawasan sekaligus dukungan terhadap program elektrifikasi listrik desa, Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Barat I, Franciscus Maria Agustinus Sibarani, melakukan kunjungan kerja pada Kamis (30/4). Kunjungan ini bertujuan memastikan pembangunan infrastruktur kelistrikan berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Sibarani didampingi oleh Manajer PLN UP3 Mempawah, Abdul Aziz, beserta jajaran PLN. Rombongan juga melakukan dialog dengan masyarakat yang berlangsung di Sekolah Dasar Negeri 22 Kuala Mandor A sebagai bentuk penyerapan aspirasi dan evaluasi langsung di lapangan.

Pada kesempatan yang sama, PLN turut menyalakan sambungan listrik gratis melalui program Light Up The Dream (LUTD). Program yang berasal dari donasi pegawai PLN ini merupakan wujud kepedulian sosial dalam membantu masyarakat prasejahtera dan fasilitas umum memperoleh akses listrik, meliputi SD Negeri 22 Kuala Mandor A, Puskesmas Pembantu Kuala Mandor A, serta tiga rumah warga di Dusun Karya Sejati.

Kepala Desa Kuala Mandor A, Munawir, menyampaikan apresiasi atas hadirnya listrik PLN di wilayahnya setelah bertahun-tahun masyarakat hidup tanpa akses listrik.

“Alhamdulillah, masyarakat kami kini dapat menikmati listrik PLN. Sebelumnya warga mengandalkan pelita dan genset dengan biaya yang cukup besar setiap bulannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Sibarani menegaskan bahwa pemerataan akses listrik merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan energi yang berkeadilan, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.

“Hasil kunjungan ini akan kami sampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan elektrifikasi nasional, sehingga seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmati akses listrik yang merata,” ujar Sibarani.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan listrik secara bijak dan produktif guna mendorong peningkatan kesejahteraan dan aktivitas ekonomi rumah tangga.

General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Maria G. I. Gunawan, menjelaskan bahwa pembangunan listrik desa di wilayah ini menghadapi tantangan geografis yang cukup kompleks. Namun demikian, PLN tetap berkomitmen menuntaskan pembangunan hingga ke wilayah terpencil.

Di Dusun Karya Sejati, PLN telah membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 4,440 kilometer sirkuit (kms) dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 6,01 kilometer sirkuit (kms), dilengkapi satu unit gardu distribusi berkapasitas 100 kVA. Saat ini, sebanyak 84 pelanggan telah menikmati layanan listrik PLN.

“PLN berkomitmen untuk terus memperluas akses listrik sebagai bagian dari pemerataan pembangunan nasional. Kehadiran listrik tidak hanya memberikan penerangan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujar Maria.

Selain pembangunan infrastruktur, PLN juga melakukan sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan serta memperkenalkan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile guna memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kelistrikan.

Melalui langkah ini, PLN terus menghadirkan listrik yang andal dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran dalam mendukung pembangunan nasional hingga ke pelosok negeri.(*)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *